TEKS EDITORIAL (TAJUK RENCANA)
Nama : Laura Alvina Dewi
Kelas : 12 MIPA 9
Konsistensi
Kesetaraan
Pemerintah mengajak
masyarakat untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding di Pekan
Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua. Memberikan dukungan itu penting
untuk mewujudkan semangat kesetaraan dan persaudaraan. Peparnas Papua dibuka oleh
Wapres Ma'ruf Amin pada Jumat (5/11). Pesta olahraga nasional yang diselenggarakan
empat tahun sekali ini berlangsung hingga 15 November.
Sebanyak 1.935 atlet dari
33 provinsi berpartisi-pasi dalam 12 cabang olahraga yang dipertanding-kan.
Peparnas itu hendaknyya dipandang sebagai ajang mencari bibit-bibit olahraga
untuk diterjunkan ke Paralimpiade. Apalagi, dalam Paralimpiade Tokyo 2020,
Indonesia berhasil mengakhiri 41 tahun paceklik medali emas. Dua emas diraih
dari cabang bulu tangkis. Karena itulah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan
Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, kemarin, mengajak masyarakat memberikan
dukungan.
Masyarakat Papua sudah
teruji dalam pelaksanaan PON 2021. Sukses penyelenggaraan juga sukses menjalankan
protokol kesehatan. Dukungan nyata masyarakat bisa dilakukan dengan ikut langsung
menyaksikan setiap cabang olahraga yang dipertandingkan. Berlombalombalah
menjadi saksi sejarah para atlet yang mendobrak batas diri dan keluar sebagai
pemenang. Peparnas sejatinya bukan sekadar kompetisi olahraga penyandang
disabilitas, melainkan lebihdari itu, Peparnas ialah pembuktian semangat kesetaraan
dan persamaan rakyat Indonesia.
Di samping dukungan masyarakat,
Peparnas juga membutuhkan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Dukungan pemerintah pusat dan daerah itu hendaknya dipandang sebagai kewajiban
mereka untuk menjalankan perintah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang
Disabilitas. Keolahragaan menjadi salah satu hak penyandang disabilitas. Hak
keolahragaan itu meliputi antara lain meningkatkan prestasi dan mengikuti kejuaraan
di semua tingkatan. Penyelenggaraan Peparnas kali ini bagian dari pelaksanaan
hak penyandang disabilitas.
Hak penyandang
disabilitas yang dilupakan merintah ialah mengembangkan industri keolahragaan.
Muhadjir Effendy mengakui terdapat beberapa keterbatasan terutama peralatan
yang dibutuhkan para atlet. Peralatan itu, selain harus spesifik, dibuat customized
yang tidak bisa digunakan sembarang atlet. Kiranya elok bila pemerintah mulai
merencanakan penyediaan produksi dalam negeri peralatan-peralatan olahraga
untuk penyandang disabilitas. Kursi roda saja saat ini sebagian besar masih
impor. Kewajiban pemerintah dan pemerintah daerah yang diperintahkan
undang-undang ialah membina dan mengembangkan olahraga untuk penyandang
disabilitas yang dilaksanakan dan diarahkan untuk meningkatkan kesehatan, rasa
percaya diri, dan prestasi olahraga.
Peparnas Papua 2021 bisa
dipandang sebagai tolak ukur untuk menilai apakah pemerintah daerah patuh
menjalankan undang-undang atau tidak. Daerah yang tidak meraih medali di
Peparnas perlu berbenah lagi, Peparnas hendaknya menjadipembuktian komitmen
pemerintah daerah untukmemberikan perlakuan yang setara bagi setiap warga
negara. Harus jujur diakui bahwa terlalu lama bangsa initidak memberikan perhatian
kepada kaum disabili-tas.
Sebagian besar penyandang
disabilitas hidup dalam kondisi rentan, terbelakang, dan miskin disebabkan
masih adanya pembatasan, hambatan, kesulitan, dan pengurangan atau penghilangan
hak-hak mereka. Harus ada tindakan nyata, tidak cukup kemauan politik, untuk
mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas menuju kehidupan
yang sejahtera, mandiri, dan tanpa diskriminasi. Regulasi sudah terlampau
banyak, yang kurang itu ialah konsistensi kesetaraan antara kehendak dan
tindakan.
Teks nya sudah sesuai dengan struktur dan kaidah nyaa, TersapatA nya jugaa, kerennn
BalasHapusTeks Editorial yang dibuat sudah bagus. Penyusunannya juga sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang berlaku 👍☺️
BalasHapusTeks editorial yang dibuat sudah bagus, sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaannya 👍🏻
BalasHapusTeks editorial yang dibuat sudah menggunakan struktur dan kaidah kebahasaan yang benar dan baik.
BalasHapusTeks editorial yang dibuat sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaannya. Topik nya pun sangat menarik perhatian pembaca
BalasHapusTopik teks editorial yang dibuat sangat menarik. Teks editorial disusun dengan baik sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang tepat.
BalasHapusTeks Editorialnya sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang baik dan benar. Topik yang dibahas juga sangat menarik.
BalasHapusteks editorial yang di buat sudah bagus dan menarik. Kaidah kebahasaannya pun sudah lengkap dan sesuai
BalasHapusTeks editorial nya bagusss, struktur nya ter susuan secara sistematis dan rapih, kaidah kebahasaan nya sudah baik dan benar, topik yang di angkat pun menarik, argumentasi yang dikemukakan baguss👍
BalasHapus